Masih Soal Resep

    Saat mengaktifkan ulang blog ini, aku ingin memulai dengan sesuatu yang baru. Tentu bukan hanya tentang makanan, masakan, dan resep seperti yang sudah-sudah. Tapi lihat, di unggahan ini aku masih membahas resep masakan. 

    Masih soal talas-talasan, umbi yang Ibu kukus beberapa hari yang lalu memang sudah fixed no debate talas biasa, bukan kimpul. Awalnya aku senang karena merasa akan get the vibe Ibu Black Sheep yang cinta mati dengan kimpul itu. Ya sudah, aku punyane talas biasa.. mau apa? Wkwkw.

    Setelah talas dikukus dan disantap apa adanya alias polosan, aku sempat mengolahnya menjadi gethuk. Itu lho yang warna hijau di unggahan sebelumnya. Kemudian, selayaknya manusia yang gemar makan, aku mulai memikirkan, "yang asin-asin apa ya? kayaknya enak kalau diolah menjadi makanan asin".

    Berbekal rasa ingin makan tersebut, aku mencari resep perkedel kornet. Di pikiranku saat itu, "pasti bisa lah ini kentangnya diganti talas, wong rasanya juga sama-sama tawar". Sekarang kan mudah ya mencari resep di internet, tidak seperti 13 tahun yang lalu. Di YouTube, TikTok, Instagram, Cookpad, dan beberapa Website pun ada. Sayangnya menurutku kok nggak semua sumber bisa diandalkan. Kalau keliru memilih resep, bisa-bisa kita hanya akan membuang bahan masakan secara percuma. Alias mubazir!

    Resep perkedel kornet yang aku pilih adalah resep perkedel kentang kornet dari Devina Hermawan dengan memodifikasi beberapa bahan. Aku tidak menambahkan tapioka ke dalam adonan karena menurutku tekstur talas sudah cukup lengket sehingga mustahil akan ambyar saat digoreng.

Perkedel Kornet oleh onxanthsmind.blogspot.com

    Bahan yang diperlukan untuk membuat perkedel kornet sebagai berikut:
  • 400 gr talas kukus
  • 100 gr kornet sapi
  • 1 butir telur
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt merica
  • 1 helai daun bawang
  • 1 helai daun seledri
  • 2 sdm bawang merah goreng
  • garam
  • gula
    Cara membuatnya dimulai dari menghaluskan bawang putih, merica, garam, dan lada menggunakan ulekan hingga halus. Setelah itu, masukkan talas kukus dan haluskan menggunakan ulekan yang sama. Apabila sudah halus semua, pindahkan ke mangkuk dan tambahkan irisan daun bawang, irisan seledri, telur, bawang merah goreng, dan kornet. Campur semua bahan hingga rata dan homogen. 
    Apabila sudah yakin dengan jumlah bumbunya, bisa langsung digoreng. Bagaimana kalau tidak yakin? Caranya ambil sedikit adonan kemudian goreng. Setelah matang, tiriskan, dan koreksi rasanya. Dengan demikian kita bisa tahu bagaimana rasa perkedel jika sudah matang nanti, jadi tidak perlu main tebak-tebakan keasinan atau hambar. 
    Aku ada tips yang cepat untuk menggoreng perkedel. Kita nggak perlu membulatkannya dengan sempurna dan licin. Caranya cukup dengan menggunakan dua sendok untuk mengambil sedikit adonan. Setelah dibulat-bulatkan kasar menggunakan sendok, adonan perkedel langsung masuk ke penggorengan. Lakukan dengan cepat ya, karena kalau tidak, adonan yang pertama masuk ke penggorengan akan gosong duluan. Hehehe. Hasil perkedelnya akan abstrak namun sisi luarnya sangat renyah.

Perkedel Kornet oleh onxanthsmind.blogspot.com










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Donat Empuk Tanpa Kentang

Cake Tape Keju

Nasi Goreng